Wanita Tanpa Lelah
Dia terus berlari
Meski tau, semakin jauh jaraknya akan semakin menyakitkannya
Dia terus berlari,
Hanya dengan bekal bahwa semua akan berakhir.
Dia menyerahkan seluruhnya! Hanya untuk bisa pergi dari belenggu yang begitu melelahkan.
Dia berlalu tanpa sadar waktu cepat berlalu,
Sementara perasaannya masih disitu.
Berapakali dia teriak, untuk melepaskan penatnya.
Dia bahkan terus berteriak, berharap suara kerasnya mampu menghentikan hatinya.
Tipi NIHIL
Seberapa lama pun itu, belenggu itu kembali lagi dan lagi.
Dia telah berhenti mencari tahu, tapi....
Sekali saja tandanya datang, dia kembali ke titik nol lagi.
Dia berteriak lagi, ini melelahkan!
Jika semua datang dari doa orang yang membuatnya dalam belenggu, dia ingin berteriak tepat di telinga orang itu.
Tapi,,,,,
Dia takut hal itu akan semakin membuatnya kembali ke hal yang sudah tidak seharusnya.
Semua kembali ke awal seperti saat orang itu belum dikenalnya. Itu harap nya.
Comments
Post a Comment