Posts

Showing posts from May, 2016

Our dung Story

Image
Hello Fikha, Elsa dan Alm. Ikha. How I miss u now. Kumpul lengkap lagi bakalan mustahil Saya bahagia pernah melalui waktu dengan kalian. Tapi yang paling saya sesali adalah selama kita kuliah, pertemuan dan ngumpul bareng menjadi sulit. Bagaimana kita mulanya bertemu… Saat itu saya adalah siswa pindahan dari SMA 21 Makassar ke SMA 2 Pinrang (sekarang SMA 6 Pinrang) dan kita dipertemukan di kelas XI IPA 1. Kita akrab bukan karena kalian baik untuk menyapaku dan menemaniku yang masih baru di sekolah tersebut hehehhe. Sebagai siswa baru, saya tidak tahu kursi yang mana yang menjadi tempat dudukku. Aku memilih dipojok hingga akhirnya teman bernama Asra menawarkan untuk tukar tempat dan duduklah saya di belakang kalian. Waktu itu yang duduk di baris depan adalah Fika dan Ikha dan di baris ke dua adalah Evi dan Elsa, lalu kemudian di belakangnya ada saya dan Ria. Saya lupa Ayu saat itu duduk di mana. Seiring berjalannya waktu   saya dan Elsa akrab,   mungkin karen...

Menghapus rangkaian

Merangkai.. Menghapus Merangkai.. Menghapus Begitukah jalannya? Apa yg dirangkai berakhir menghapus? Bak tertawa lalu menangis dan tertawa lagi. Aku melihatmu Menamaimu Mendukungmu Melindungimu Menembokkan diriku. Menangisimu Dilukaimu Perlahan pergi Dan mengapus lukaku, tangisku, tombokmu, perlindunganku, dukunganmu, namamu dan tak melihatmu Terlalu dalam yang tak kusadari Aku pergi. Aku ingin pergi Namun berkali kau tarik. Lalu aku mulai percaya akan kesalahan tuk menghapus. Aku mulai melihatmu. Melihatmu dan ku temui semakin luka mengendap Ah aku ingin pergi.. benar - benar pergi. Lalu kau datang, mengharap iba dan dengan hatiku yg terlanjur iba aku kmbali melihatmu. Lagi, lukaku semakin nampak. Aku ingin pergi, benar benar pergi. Hanya ingin tak kan ku mengiba lagi. Enyah saja kau dari hati anehku. Enyah saja kau dari tawa ria ku. Enyah saja kau dari semua cerita yang keluar tak terkendali dari mulutku. Jangan baik padaku. Aku cukup tau aku takkan mamp...

Jarak lagi - lagi memanjang

Kemarin bahkan kita masih bersenda gurau. Jarak ini begitu kejam, ia menumbuhkan rindu d hatiku tanpa henti. Bahkan, meskipun hanya melihatmu main game dan cuek Bahkan, meskipun malasmu bicara untuk merayu Di sini, meskipun hanya melihatmu. Aku begitu ingin. Hanya mendengar suaramu, aku begitu ingin. Aku ingin, Lagi. Mendengar keluhan - keluhan terpendam mu. Aku ingin. Lagi. Melihatmu sibuk dengan game di androidmu. Ku ingin, memandangmu terus dan terus meskipun hanya android yang terus kau pandangi. Baik - baiklah tatkala jarak itu kembali memanjang. Baik - baiklah tatkala jaringan di hembuskkan angin berbelok darimu. Baik - baiklah meski angka - angka yg tertulis di buku catatanmu membuatmu pusing. Hanya itu, baik - baiklah. Ada hati di sini yang tahan menahan rindu untuk kesuksesanmu. Kepadamu di malam mapacci 😊