My Life My Westlife

Kalian pasti tidak asing lagi dengan nama "Westlife". Yap! Benar sekali, Westlife adalah band legendaris asal Irlandia yang awalnya beranggotakan 5 orang namun yang bertahan sampai akhir tersisa 4 orang. Saya sangat memfavoritkan mereka meskipun band tersebut telah bubar tahun 2012 lalu. Saya suka lagu mereka, pembawaan mereka di atas panggung dan suara mereka tanpa tahu di mana di antara mereka yang bernama Shane atau Nicky. Kedua nama itupun saya tahu dari sepenggal video di salah satu DVD yang saya miliki, but now, saya tahu banyak tentang mereka bahkan beberapa penggal cerita dari setiap personil.


Saat itu saya kelas 3 SD, saya berumur 8 atau 9 tahun. Ketertarikan saya pada mereka bukan tanpa kesengajaan. Ibuku yang perantau kala itu pulang dengan membawa DVD player dan beberapa DVD. 2 diantara DVD tersebut sangat asing dan tidak membuatku penasaran. 2 DVD tersebut adalah DVD album Michael Jackson dan DVD album Westlife. Karena saya tumbuh di kampung, informasi update tidak diketahui semua orang. Saya pikir beberapa remaja dikampungku tahu tentang Westlife tapi tidak mungkin pengetahuan mereka tersebut disampaikan ke anak kecil sekecil saya kala itu. Jadi bagaimana saya bisa tertarik dengan Westlife? Itu karena Ibu saya yang memaksa saya dan adik menyanyi dengan memutar 2 DVD tersebut sambil baca lirik lagunya. Kata beliau, bagus untuk latih lidah berbahasa Inggris. Ketika 2 DVD tersebut diputar, DVD album Michael Jackson ternyata tidak menampilkan lirik lagu. Itu adalah hal yang sulit bagi kami tanpa membaca lirik lagu.
Jadi setiap minggu menjadi kegiatan rutin saya dan adik didepan TV menonton DVD Westlife tersebut. Awalnya cuma lagu dengan judul I Have a Dream yang kami sukai dan selalu di ulang hingga bosan. Lalu mulai merambah ke judul lainnya. 
Kegiatan tersebut berulang bukan hanya dalam jangka waktu setahun atau dua tahun tapi hingga saya SMA. Kelas 1 SMA saya jauh dari rumah tersebut, namun setiap liburan kegiatan tersebut terus berulang. Rasanya seperti kegiatan tersebut tidak akan membosankan. Tapi saat saya kelas 2 SMA DVD nya mulai rusak. Awalnya biasa saja, tapi ada saat tertentu saya merindukan kegiatan itu lagi. Ada kalanya saya merindukan melihat mereka bernyanyi meski dibatasi layar 21". 
Beberapa bulan setelah DVD tersebut rusak, Westlife mengadakan tour ke beberapa negara termasuk Indonesia. Tour tersebut adalah tour terakhir mereka sebelum akhirnya bubar. Mendengar mereka bubar, itu membuat saya kembali rindu. Rindu dengan kenangan masa kecilku, rindu saat meniru gerakan mereka di panggung. Meskipun ada Youtube, itu tidak sama rasanya. Mereka seperti bagian besar dari kenangan masa kecil saya. 
Ini saat yang paling menyedihkan, saat saya melihat informasi Shane Filan akan mengadakan konser di Jakarta 15 Maret 2017 lalu, suara Shane bagus tapi ada yang kurang, banyak yang kurang. Setiap saya mengintip video konser yang di upload netizen, saya semakin merasa banyak yang kurang terutama suara bass Mark dan suara group saat reff :(
Gara - gara informasi tersebut, saya karaoke dan semua lagu yang saya pilih adalah lagu mereka. How much I miss u guys

~ Ini tulisan efek melow, don't be serious because it's what I fell.

Comments

Popular posts from this blog

Mari Lupakan Jarak Sejenak

Orang itu berkata

Pernah