Menghapus rangkaian

Merangkai.. Menghapus
Merangkai.. Menghapus
Begitukah jalannya?
Apa yg dirangkai berakhir menghapus?
Bak tertawa lalu menangis dan tertawa lagi.

Aku melihatmu
Menamaimu
Mendukungmu
Melindungimu
Menembokkan diriku.
Menangisimu
Dilukaimu
Perlahan pergi
Dan mengapus lukaku, tangisku, tombokmu, perlindunganku, dukunganmu, namamu dan tak melihatmu

Terlalu dalam yang tak kusadari
Aku pergi.
Aku ingin pergi
Namun berkali kau tarik.
Lalu aku mulai percaya akan kesalahan tuk menghapus.
Aku mulai melihatmu.
Melihatmu dan ku temui semakin luka mengendap

Ah aku ingin pergi.. benar - benar pergi.
Lalu kau datang, mengharap iba dan dengan hatiku yg terlanjur iba aku kmbali melihatmu.

Lagi, lukaku semakin nampak.
Aku ingin pergi, benar benar pergi.
Hanya ingin tak kan ku mengiba lagi.

Enyah saja kau dari hati anehku.
Enyah saja kau dari tawa ria ku.
Enyah saja kau dari semua cerita yang keluar tak terkendali dari mulutku.

Jangan baik padaku.
Aku cukup tau aku takkan mampu.
Jangan lakukan apapun terhadapku.
Aku cukup diam dan mengendalikan diri.

Aku pergi.
Aku ingin pergi tanpa satu kenangan
Aku ingin tak kan ada waktu ku mengingat setiap rasa yang pernah terasa.

Aku tau kau berlari kesana kemari dengan kelihaianmu.
Aku masih di sini dan takkan mengiba kesana kemari

Aku bisa lelah, aku bisa menangis, aku bisa tertawa sendiri.
Meski mungkin kau sedang asyik merangkai buruk perangaiku.
Mari menghapus yang telah terangkai.

#Diam

Comments

Popular posts from this blog

Mari Lupakan Jarak Sejenak

Orang itu berkata

Pernah